Info Sekolah
Tuesday, 18 Jan 2022
  • Tema Akademi dapat menampilkan informasi dalam text berjalan

SMK NEGERI 1 PEKANBARU GELAR OPERA INDONESIA SEHATI DI HARI GURUTAHUN 2021

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Acara peringatan Hari Guru Nasional dan PGRI ke-76 di SMK Negeri 1 Pekanbaru tahun ini diawali dengan pelaksanaan upacara dimana pelaksana upacara seluruhnya adalah guru. Kepala Sekolah, Nurman Syafi’i sebagai pembina upacara menyampaikan pidato kenegaraan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, MendikbudRistek,  Nadiem Anwar Makarim.

Dalam pidatonya, Nadiem menyampaikan keluh kesah, duka, serta sukacita perjuangan para guru dan tenaga pendidikan di masa pandemi. Beliau menyatakan,”Situasi pandemi ini sama sekali tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan dan membuat guru menjadi semakin peduli dengan kondisi anak didik dan tertantang untuk lebih melek teknologi.” 

Dalam kebersamaan beliau dengan beberapa orang guru penggerak ketika menginap di rumah mereka, Mas Menteri bisa melihat bahwa dampak merdeka belajar sudah mulai terasa menjadi sebuah gerakan yang berhasil melahirkan ribuan inovasi pembelajaran. “Gerakan ini makin kuat karena ujian yang kita hadapi bersama,” tuturnya.

Pada kesempatan ini kepala sekolah menyampaikan penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden kepada guru-guru yang sudah mengabdi sekurang-kurangnya selama sepuluh tahun.

Setelah upacara yang penuh khidmat dilaksanakan, kegiatan hari ini dilanjutkan dengan persembahan Opera Indonesia Sehati yang digagas oleh  Syafrinaldi sebagai koordinator acara. Dengan didukung penuh oleh semua guru dan tata usaha yang terlibat dalam pagelaran ini.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran. Dilanjutkan dengan pengantaran beberapa siswa oleh waka kesiswaan menuju sebuah papan nama pagelaran yang ditulis tangan oleh dua orang siswa. Kemeriahan acara terlihat dari persembahan dua buah karya seni tari oleh guru-guru yang bahkan akan memasuki usia pensiun tahun depan.

Kedatangan  Bapak Umar Bakri memakai sepeda ontel ke kelas menghentikan semua kenakalan siswa yang memukul-mukul meja, menghentakkan kursi dan tidur di kelas membuat acara semakin panas. Lalu sesi bela diri mengambil posisi.

Kehadiran teater dengan pemain yang total memberikan hiburan membuat acara ini semakin marak. Disambung dengan persembahan puisi yang menggambarkan kondisi pendidikan di negeri ini. Mulai dari karakter siswa yang berubah selama pandemi dan himbauan serta ajakan guru kepada siswa agar kembali bersama seperti dulu lagi.

Acara ditutup dengan menghadirkan seluruh pengisi acara ke tengah lapangan sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dengan meriah

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar