Info Sekolah
Monday, 04 Jul 2022
  • Tema Akademi dapat menampilkan informasi dalam text berjalan

JAHILIYAH

Diterbitkan :

By. Yurattia Yudian

(Ummi)

ada pelita disudut kamar menarikan bayang wajah penuh harap

pedih merekah di pelukan malam tak berbintang

di kesunyian malam, hitam kelam menghantui diam

lalu kabar itu pecah.

persalinan bersimbah darah.

peluh mengalir menyusuri pori pori wajah.

keringat dan air mata bercampur mengucur deras

sederas degub jantung, penuh harap, cemas.

(Abi)

tergesa langkah meningkahi debu padang pasir.

mencari pasti.

akan kah angin menghembuskan kabar yang dinanti

atau duka yang memalukan dan mencabik cabik harga diri?

harap cemas menari di sepanjang harapan

Namun…

serasa menggelegar petir menyambar. bukan semilir angin nan menyampaikan berita, tapi 

topan tornado memecah kegalauan malam

lalu, menggertakkan geraham, meremas jemari dengan raut wajah terhina.

ada amarah menghitam di kelam wajah.

tak terima pemberian Tuhan berkelaminkan perempuan

terhina, menolak bahagia, busungkan dada berteriak pada kelam malam,

“petaka apa yang kudapat malam ini,

mari segera kubur se-onggok daging dan te-tulang ini”

( Aku)

duhai… adakah qudrat mu merenggut nyawa

menggali liang pengubur asa

sampai kau tega memakai jubah Tuhan

siapkah engkau memberi jawab

ketika ummi meminta kembali bayinya

dan bayi bertanya ia tersalah apa

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar

admin

Tulisan Lainnya

Oleh : admin

Aku dan Buku

Oleh : admin

Ibu, Aku Rindu