Thursday, May 7

Upacara Bendera Peringati Hari Pendidikan Nasional ke-67 di SMKN 1 Pekanbaru Berlangsung Khidmat

Pekanbaru, 4 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67, SMKN 1 Pekanbaru melaksanakan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan sekolah pada Senin pagi (4/5). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk penghormatan terhadap pentingnya pendidikan dalam pembangunan bangsa.

Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei merupakan momentum untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara, sekaligus meneguhkan kembali komitmen dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sejak pagi hari, peserta upacara telah memadati lapangan dengan tertib. Upacara berlangsung dengan susunan yang teratur, diiringi oleh penampilan paduan suara dan drumband yang menambah suasana semakin semarak namun tetap khidmat.

Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Dra. Nursawiyah, M.Pd., memimpin jalannya kegiatan dengan penuh wibawa. Dalam rangkaian upacara, Ikrar Pelajar Indonesia turut dibacakan dan diikuti secara serempak oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen pelajar dalam menjunjung nilai-nilai pendidikan dan karakter bangsa.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pidato resmi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat peran pendidikan dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan demokrasi.

Presiden juga menekankan bahwa pendidikan merupakan usaha bersama seluruh elemen bangsa. “Jika hendak memperbaiki bangsa, maka perbaikilah pendidikannya. Jika ingin memperbaiki pendidikan, maka mulailah dari hal yang paling mendasar, yaitu di dalam kelas,” demikian kutipan pesan yang disampaikan.

Lebih lanjut, terdapat beberapa fokus utama dalam pengembangan pendidikan nasional, di antaranya program digitalisasi pendidikan guna mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan modern. Selain itu, peningkatan kualitas guru juga menjadi prioritas melalui berbagai program, seperti pemberian beasiswa bagi guru yang belum menempuh pendidikan Diploma IV atau Sarjana, serta penguatan kompetensi melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan.

Aspek lain yang turut menjadi perhatian adalah penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa secara menyeluruh, baik dari segi moral, sosial, maupun lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman.

Selain itu, peningkatan literasi dan numerasi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas capaian pendidikan. Pemerintah juga terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, baik melalui sekolah formal, pendidikan khusus, maupun program pendidikan terbuka.

Di akhir amanatnya, pembina upacara menyampaikan harapan agar momentum Hari Pendidikan Nasional ini dapat menjadi dorongan bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas diri. “Semoga pendidikan di SMKN 1 Pekanbaru semakin berkualitas dan mampu mencetak generasi yang unggul,” ujarnya.

Usai penyampaian amanat, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu wajib nasional “Satu Nusa Satu Bangsa” serta Mars SMKN 1 Pekanbaru yang dibawakan oleh tim paduan suara.

Seluruh rangkaian upacara kemudian ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya peringatan Hari Pendidikan Nasional ke-67 di SMKN 1 Pekanbaru dengan penuh makna dan harapan.

(Mutia Rafeyfa Ulya — XI MPLB 3)

About The Author