Pekanbaru, 2 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, SMKN 1 Pekanbaru melaksanakan upacara bendera sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh warga sekolah. Peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna penting dalam sejarah bangsa Indonesia, karena pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno pertama kali menyampaikan gagasan dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Sejak saat itu, Pancasila menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjadi pemersatu bagi masyarakat Indonesia yang beragam.
Upacara bendera dilaksanakan di lapangan SMKN 1 Pekanbaru pada Senin pagi dengan diikuti oleh seluruh siswa, majelis guru, serta staf tata usaha. Sejak pukul 06.45 WIB, peserta upacara telah memadati lapangan dan membentuk barisan dengan tertib serta rapi. Suasana pagi yang tenang menambah kekhidmatan pelaksanaan upacara.

Kegiatan diawali dengan penyiapan pasukan upacara dan memasuki lapangan upacara oleh pembina upacara, yaitu Kepala SMKN 1 Pekanbaru, Ibu Sarvina Yunus, S.Pd. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh disiplin sesuai tata upacara yang berlaku.
Momen pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian yang paling khidmat dalam pelaksanaan upacara. Dengan langkah tegap pasukan pengibar bendera, Sang Saka Merah Putih dikibarkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan penuh semangat oleh seluruh peserta upacara bersama tim paduan suara SMKN 1 Pekanbaru. Semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air begitu terasa di tengah-tengah seluruh warga sekolah yang mengikuti jalannya upacara.

Dalam amanatnya, Ibu Sarvina Yunus, S.Pd. membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Mengusung tema “Pancasila Mempersatukan Bangsa Indonesia”, pidato tersebut menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan juga ideologi yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan adat istiadat yang dimiliki bangsa ini.
Melalui amanat tersebut disampaikan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau dan ratusan kelompok etnis yang hidup berdampingan. Dalam keberagaman tersebut, Pancasila hadir sebagai perekat yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman sekaligus memperkuat identitas nasional di era globalisasi.
Ibu Sarvina juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta upacara, khususnya para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda yang akan menjadi garda terdepan dalam mempertahankan Indonesia. Jangan jadikan Pancasila hanya sebagai hiasan yang terpajang di dinding kantor maupun ruang kelas, tetapi jadikanlah Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap, bertindak, dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ibu Sarvina saat membacakan pidato tersebut.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa Pancasila merupakan pondasi kokoh yang telah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak kemerdekaan hingga saat ini. Oleh karena itu, seluruh masyarakat Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjaga, mengamalkan, dan mewariskan nilai-nilai Pancasila kepada generasi berikutnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, diharapkan seluruh warga SMKN 1 Pekanbaru semakin memahami pentingnya nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari karakter pelajar Indonesia. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membangun masa depan bangsa yang lebih maju, berdaya saing, dan tetap berlandaskan jati diri Indonesia.
Upacara bendera pun ditutup dengan penuh khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia yang bersatu, kuat, dan berkarakter.
(Mutia Rafeyfa Ulya – XI MPLB 3)