Friday, February 27

Penjelasan Tentang Istidraj

Pekanbaru, Kamis 26 Februari 2026 -SMK N 1 Pekanbaru—- Sudah tiga hari kegiatan ceramah di sekolah dilaksanakan sebagai bagian dari program Pekan Literasi Religi yang bertujuan untuk memperkuat karakter siswa. Hari ini memasuki hari keempat, di mana materi yang dibahas berfokus pada konsep Istidraj. Yang menyampaikan materi kali ini adalah siswi SMKN 1 Pekanbaru, Meisya (X AKL2).
Sebelum penyampaian materi, ada tilawah qur’an yang dibacakan oleh F. Raya Saputra (X AKL1).

Definisi dan Karakteristik Istidraj :
Istidraj secara bahasa berarti tipu daya atau pembiaran. Dalam konteks religius, ini adalah kondisi di mana seorang hamba merasakan hidup yang penuh kenikmatanan seperti harta melimpah, kesehatan, dan kesuksesannya sehingga ia justru melupakan Tuhannya.

Penerima Istidraj:
Umumnya diberikan kepada orang-orang yang sombong dan tidak mau menyembah Tuhannya. Hal ini telah diingatkan oleh Allah dalam Surah Al-An’am ayat 44 yang berbunyi:
“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka…”

Contoh nyata dari fenomena ini dapat dilihat pada kisah Firaun, yang diberikan kekuasaan dan kekayaan luar biasa namun justru membuatnya semakin jauh dari kebenaran. Macam-macam istidraj:

  1. Istidraj dalam Harta: Kekayaan yang terus bertambah meskipun jauh dari ibadah.
  2. Istidraj dalam Jabatan: Kekuasaan yang semakin tinggi namun digunakan untuk kezaliman.
  3. Istidraj dalam Kesehatan: Kondisi fisik yang jarang sakit sehingga merasa tidak butuh berdoa.

Setelah penyampaian materi selesai, pemateri mengadakan kuis untuk menguji pemahaman para siswa mengenai bahaya rasa sombong dan pentingnya rasa syukur.

Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas akhlak murid-murid SMKN 1 Pekanbaru dan semoga kita semua dijauhkan Allah dari istidraj.
Aamiin.

(Hadd BDP 2)

About The Author